10 Langkah Mudah Membuat Resume

July 21, 2008

1. Buat draft awalTulislah jabatan pekerjaan dan juga daily task anda di kantor. Baca lagi tulisan anda dan coba prioritaskan tanggung jawab anda di kantor sehari-harinya. Kira-kira jenis skill seperti apa yang anda butuhkan untuk menyelesaikan tanggung jawab tersebut? Adakah sesuatu yang anda lakukan pada masa jabatan anda sekarang yang membuat anda bangga? Bertanya pada diri sendiri membawa anda pada pembentukan frame of mind dengan kerangka CV/ Resume. Informasi yang anda butuhkan akan dengan sendirinya mengalir.
2. Pilih sebuah format
Setelah informasi yang dibutuhkan sudah lengkap, langkah selanjutnya adalah pengemasan informasi tersebut, yang bisa dipilih dari 3 jenis format standar, yaitu:
> The Chronological CV/ Resume: Bisa dikatakan standar industri, digunakan apabila pengalaman kerja anda stabil dengan setiap perpindahan kerja menandakan kemajuan dari sebelumnya. CV/ Resume tipe ini tidak disarankan bagi anda yang sering mengalami perpindahan pekerjaan atau pernah “tersedak tanggung jawab”.?
> The Functional CV/ Resume: “Bagi anda yang pernah mengalami pengangguran untuk waktu yang cukup lama, Functional CV/ Resume adalah pilihan yang tepat. Dalam CV ini tidak perlu menuliskan tanggal mulai kerja atau nama perusahaan, karena yang lebih dicari adalah skills dan responsibilities.”
> The Prioritised CV/ Resume: Format ini ditujukan bagi mereka yang tengah menjalani perubahan karir atau melamar pekerjaan yang sama sekali tidak berhubungan dengan bidangnya saat ini. Dalam penulisan, anda perlu memprioritaskan pengalaman kerja yang paling relevan dengan pekerjaan yang anda incar.
3. Susun CV/ Resume maksimum sebanyak 2 halaman
Tidak ada orang yang mau menghabiskan waktu membaca CV/ Resume yang panjang. Pasti membosankan.
4. Berhati-hati dengan content CV/ Resume Anda
Content CV/ Resume anda perlu disusun secara seksama, dengan pilihan kata dan gaya bahasa yang sesuai. Anggaplah CV/ Resume anda sebagai sejarah pengalaman kerja anda, dengan memberikan highlight pada kekuatan dan keahlian anda dalam problem-solving, contohnya “responsible” dan “achieved”.
5. Penekanan pada “isi” di atas “gaya”CV/ Resume anda harus diketik agar lebih mudah dibaca. Lupakan font indah atau grand gesture lainnya. Fokus pada konteks isi CV/ Resume anda!
6. Personalized content
CV/ Resume anda sejatinya menggunakan gaya bahasa formal namun sopan, namun terkadang penambahan gaya bahasa personal yang tentunya lebih akrab akan memberikan nilai tambah bagi CV/ Resume anda.
7. Hindari gaya bahasa yang “melebih-lebihkan”
Anda mungkin termasuk seorang manajer yang brilian di perusahaan tempat anda bekerja saat ini. Namun ketika menyusun CV/ Resume lebih baik hindari penekanan yang berlebihan pada achievement anda. Adanya ungkapan “teamwork” dalam achievement anda cenderung lebih dihargai.
8. Cek dan cek lagi ejaan pada CV/ Resume Anda
Skill memang penting untuk dijabarkan dalam sebuah CV/ Resume, tapi kesalahan pada ejaan akan sangat menurunkan poin bahkan mungkin sampai pada penolakan. Anda bisa mengajak seorang teman untuk memastikan CV/ Resume anda bebas dari kesalahan pengejaan.
9. Beritahu orang yang akan menjadi referensi Anda
Ada baiknya orang yang akan menjadi referensi anda dikonfirmasi terlebih dulu bahwa anda masih/ akan menggunakan namanya.
10. Simpan dulu pernyataan tentang “harga” Anda
Pernyataan besar kecilnya gaji anda tidak perlu dikeluarkan kecuali memang ditanyakan langsung kepada anda. Perbedaan antara menyatakan gaji sebelum dan sesudah ditanyakan ikut mempengaruhi keputusan apakah anda layak diterima atau tidak.
SOURCES :portalhr.com

Add to Technorati Favorites


GEMBA KAIZEN

July 21, 2008

Kai = Break, change Zen = simple, better
Kaizen = continous improvement yaitu perbaikan terus menerus
Konsep kaizen ini mengasumsikan bahwa hidup kita ( cara kerja, hidup bersosial atau rumah tangga ) seharusnya berusaha untuk terus menerus mengalami perbaikan.
Meskipun perubahan di dalam Kaizen tidak dramatis tetapi sedikit dan bertahap, perubahan yang diakibatkan dalam jangka waktu tertentu cukup besar. Hal ini berbeda dengan perubahan yang dihasilkan oleh western manajement yang biasanya dramatis.
Kaizen merupakan payung bagi semua manajement practices yang berkembang seperti TQC, ZD, JIT dll
Mengapa Menggunakan Kaizen?

Cepat dan mudah pelaksanaannya
Big impact > direct attack ke masalah
Hasil bisa langsung dirasakan
Menggunakan SDM yang ada
Fokus pada major issue
Teamwork, lihat dengan kacamata berbeda
Melewati semua batasan birokrasi
Bisa dipakai untuk referensi Kaizen berikutnya

Apa yang dipelajari di Kaizen ?

Sejarah Lean Production System
Mengenal 7 waste di manufaturing
Value added vs non value added
Ergonomic, work flow & work stations
Material flow dan line lay out
Base data vs improvement
Follow up activities after Kaizen
Sistem Produksi yang Lean

Penyebab Kaizen Gagal

Fokus di area tertentu bukan pada perubahan budaya
Tidak melibatkan semua bagian
Ketakutan gagal dan ragu pada hal baru
Ketidakmampuan untuk melihat proses secara keseluruhan
Salah prioritas utama (produksi, design, bisnis)
Ketidakmampuan membaca peluang ke depan
Gagal menerapkan ADOPT, ADAPT &CREATIVITY

Penerapan Kaizen di Industri

Flex & Response : penambahan produksi sekecil mungkin ( tidak ada stock)
Fokus pada pengurangan Non Value added karena handling proses
Pengurangan abnormal proses untuk memaksimalkan aliran proses
Pull system semaksimal mungkin
Ergonomic dan peletakan line tooling
Material flow dan inventory system secara keseluruhan

GEMBA
Gemba adalah ‘real place’ yaitu tempat dimana suatu tindakan dilakukan atau terjadi.
Didalam bisnis gemba adalah tempat dimana suatu aktifitas yang bernilai (value-adding) untuk dapat memuaskan konsumen.
Gemba didalam manufacturing industry adalah tempat dimana dilakukan proses pengembangan (developing), produksi dan penjualan produk.
Didalam ‘service’ gemba adalah tempat dimana customer berinteraksi dengan tempat pelayanan jasa.
Problem yang biasa timbul pada kebanyakan manajer adalah mereka lebih senang duduk didalam kantor dan menjaga jarak dengan gemba (tempat produksi). Mereka mengetahui berbagai proses produksi yang telah dilakukan hanya dari report yang dikirim harian, mingguan atau bulanan.
Didalam proses yang baik (cleaner production), prioritas pertama manajer seharusnya pergi ke gemba dan observasi.
Gemba adalah guru yang nyata dan memberikan data yang real.

5 Gemba-Principles

When a trouble happens go to gemba first
Ini adalah prinsip utama, ketika terjadi masalah digemba, maka segeralah pergi ke tempat kejadian.
Check with gembutsu (machines, tools, reject and customer complaints)
gembutsu adalah sesuatu yang bisa disentuh/diraba dengan tangan. Ketika melakukan pengecekan timbulkan pertanyaan “why”, sehingga suatu saat timbul jawaban kenapa trouble terjadi.
Take temporary countermeasures on the spot.
Lakukan sesuatu seketika juga hal-hal yang dianggap dapat menyelesaikan masalah, misalnya ketika mesin berhenti lakukan sesuatu bahkan mungkin perlu menendang mesin tersebut, atau ketika customer marah lakukanlah permintaan maaf atau memberikan hadiah kepadanya. Tetapi hal-hal tersebut bukan merupakan langkah temporer saja bukan permanen

Find out the root cause
dengan mengatakan ‘why’ pada saat check gembutsu, diharapkan akar penyebab permasalahan dapat ditemukan.

Standardize for prevention of recurrence
jika telah teridentifikasi penyebab permasalahan dan melakukan countermeasure (tindakan penyelesaian), seharusnya hal-hal tersebut distandarisasi sehingga problem yang sama tidak timbul lagi.

GEMBA KAIZEN
Semua orang didalam suatu perusahaan harus bekerja bersama untuk mengikuti tiga pilar dasar pada saat melakukan kaizen didalam gemba, yaitu :
Housekeeping
Muda Elimination
Standardization
1. Housekeeping
Merupakan hal yang sangat diperlukan didalam good manajement
Melalui housekeeping, pekerja mendapatkan dan melatih disiplin secara mandiri
Pekerja tanpa kedisplinan akan sulit untuk mendapatkan product atau service yang berkualitas
2. Muda
Muda adalah waste/sampah yaitu segala sesuatu yang tidak ada atau tidak memberikan tambahan nilai pada produk atau service.
Kaizen lebih menekankan muda elimination sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan menurunkan cost dibanding meningkatkan investasi.

Seven waste / muda

Muda of over production yaitu memproduksi melebihi yang diinginkan oleh konsumen sehingga menimbulkan stock.
Muda of inventory, ini adalah hasil adanya over production, jika dapat memproduksi sesuai yang dibutuhkan pada proses selanjutnya berarti telah melakukan eliminasi muda of inventory.
Muda of waiting, seringkali ditemukan seorang operator menunggu materil tiba baru kemudian mereka menghidupkan mesin, hal ini merupakan sesuatu yang tidak ada nilainya (non-value added) ketika operator hanya melihat dan menunggu.
Muda of motion , ketika opertor berkeliling untuk mencari tools atau untuk mendapatkan benda kerja merupakan sesuatu yang tidak punya nilai tambah (no value added)
Muda of transportation , ketika material bergerak diatas truk, conveyor, forklift merupakan sesuatu yang no value added.
Muda of producing rejects , menghasilkan reject cenderung mengakibatkan rework atau bahkan material terbuang sia-sia (big muda).
Muda of processing , dengan menyusun lagi aliran proses dengan baik seringkali dapat menghilangkan beberapa proses yang tidak perlu

PROBLEM SOLVING
Cara penyelesaian masalah ada dua yaitu analytical approach dan design approach
Analytical approach adalah cara penyelesaian masalah setelah masalah terjadi, kebanyakan ini yang dilakukan.
Setelah problem timbul baru dilakukan pengecekan untuk mencari akar penyebab masalah dan kemudian melakukan standarisasi prosedur baru sehingga masalah yang sama timbul lagi.
Design Approach yaitu mengantisipasi masalah dan mencoba memecahkan masalah yang akan timbul.
Dampak penggunanaan design approach najuh lebih besar jika dibandingkan analytical approach
Design approach dapat dilakukan dengan meningkatkan perencanan/planning yang baik.
Tools yang digunakan biasanya adalah FTA (Failure-free Analysis) atau FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) yang baru-baru ini dikembangkan.

Add to Technorati Favorites


Beutiful of Bali (Tanah lot)

July 21, 2008

tanah lot

tanah lot

Do you know Bali, Bali is famous place, wonderful place and unique tradition. One of place in Bali is Tanah Lot and one of unique tradition is Ngaben ceremony. The description about tanah lot and ngaben ceremony as below ;
Tanah Lot
source: indo.net

Tanah Lot, one of the most popular places of interest in Bali, is located on the coast of West Bali, at the village of Beraban in the Tabanan Regency.
It is also called Tanah Let which means ancient land and also Tanah Lod, which means the land to the south.
The temple Pura Tanah Lot, simple in its construction, is dramatic in its ocean-front location and is one of the main temples in the worship of Balinese gods.
Tanah Lot has a long history in the world of tourism.
The temple itself is built on a small promontory which is only accessible at low tide.
During high water the rock takes on the appearance of a large boat at sea, such is its shape.
Poisonous snakes live in the nearby caves to ‘guard’ the temple and contribute to the temple’s dangerous reputation.
Sunset is the best time to visit Tanah lot, when the golden red skies frame the temple and waves crash into the rocks.
It is advisable to avoid the tourist crush here as it can be severe

Add to Technorati Favorites


Ekonofisika, Apa itu ?

July 21, 2008

Mungkin tidak banyak yang tahu apa sih ekonofisika itu, sayapun baru mendengar istilah ini terasa asing, apakah ekonofisika merupakan ilmu baru yang mengcombine fisika dengan ilmu ekonomi. Pertanyaan logisnya adalah pertama: Apakah teori ekonomi yang diyakini selama ini sudah atau akan digantikan dengan suatu “teori ekonomi baru” yang disebut Ekonofisika?; dan kalau betul demikian maka pertanyaan selanjutnya adalah:
Mampukah “teori ekonomi baru” Ekonofisika ini menjelaskan dan bahkan
memberikan solusi pemecahan krisis Ekonomi di Indonesia yang tak kunjung
surut?
Memang, pertanyaan-pertanyaan di atas sangat mengharapkan banyak dari apa
yang bisa disumbangkan oleh fisika kepada ekonomi atau terlebih khusus
lagi ekonomi keuangan. Prof. Steve Keen, penulis buku Debunking Economics
dari Australia mengklarifikasikan bahwa perkembangan ekonomi modern
menyangkut sistem kajian yang komplek dan dinamik sehingga pendekatan
ekuilibrium dalam ekonomi tidak tepat diterapkan pada kenyataan yang non-
ekuilibrium. Sifat dinamik-komplek dalam sistem ekonomi ini lebih cocok
didekati dengan sistem chaotic dan bahkan frustrated system. Jalan
keluarnya, untuk menganalisa sistem-sistem yang seperti itu (kompleks-
dinamik: chatotic dan frustrated sys em) perlu diterapkan analysis tools
yang sangat dikenal dalam fisika. Karena itu, para fisikawan yang kreatif
menerapkan alat kaji (tools) yang dipakai dalam sistem fisika ke dalam
sistem ekonomi keuangan. Inilah yang melahirkan apa yang disebut
Ekonofisika.
Bagaimana mungkin? Bukankah ekonomi atau keuangan selalu tersangkut paut
dengan perilaku manusia (hidup) yang memiliki banyak sisi: spekulasi,
politik, dan kultur sedangkan fisika tersangkut paut dengan benda mati
yang tidak memiliki sifat seperti manusia? Pertanyaan ini dijawab oleh
Prof. Tsallis, seorang ahli statistik termodinamika (entropi) dari Brazil.
Memang, sistem fisika menyangkut perilaku atom atau partikel elementer
seperti quark yang jumlahnya 1030 (sepuluh pangkat tiga puluh), yang tidak
pernah mati, tidak membutuhkan makanan, tidak memiliki intelegensi atau
emosi dan tak berbudaya. Sedangkan sistem ekonomi menyangkut perilaku
manusia yang jumlahnya belum mencapai 1010 (sepuluh pangkat sepuluh) di
bumi saat ini, yang mengalami kematian, butuh makanan, yang memiliki
intelegensi atau emosi dan berbudaya.
Namun, dengan statistik termodinamika, maka manusia dapat dimodelkan sama
dengan atom dalam segala hal kecuali masalah intelegensi dan budaya.
Dengan kata lain, jikalau masalah intelegensi dan budaya ini untuk
sementara dikesampingkan maka kelakuan manusia dapat dipandang seperti
kelakuan atom alias sistem ekonomi sama dengan sistem fisika. Inilah,
sekali lagi, Ekonofisika.
Untuk memahami lebih lanjut Ekonofisika ini, N. Mantegna dan H. Eugene
Stanley dalam bukunya: Introduction to Econophysics: Correlation and
Complexity in Finance yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh
Yohanes Surya, PhD memberikan beberapa contoh kasus ekonomi keuangan yang
di dalamnya menggunakan analysis tools yang terdapat dalam fisika. Sebagai
contoh: random walk yang dalam fisika dikenal sebagai gerak Brown,
Proses-proses Stochastic Levy dan teori-teori limit yang menyangkut
berbagai f ngsi distribusi, pasar finansial dan turbolensi, taksonomi
suatu portfolio saham dan lain-lain. Secara garis besar dapat
diklasifikasikan di sini beberapa analysis tools yang lazim dikenal dalam
fisika dan dengan gamblang diterapkan dalam ekonomi keuangan: (1).
Fungsi-fungsi distribusi dalam Statistik fisika mulai dari Gauss, Poisson
dan Boltzmann-Gibbs dipakai dalam analisis ekonomi keuangan. (2).
Fungsi-fungsi khusus seperti fungsi Gamma, variabel komplek, transformasi
Fourier, konvolusi dan dekonvolusi dua fungsi yang dipelajari dalam fisika
sebagai Fisika Matematika ternyata diterapkan secara gmblang dalam ekonomi
keuangan karena (3). fluktuasi indeks saham atau valuta asing terhadap
waktu, misalnya, memiliki “kesemrawutan” profil yang sama seperti spektrum
XRD (X-Ray Diffraction), XPS (X-Ray Photoelectron Spectroscopy), data log
dalam pengukuran sumur minyak untuk menentukan lapisan yang mengandung
minyak bumi dalam geofisika dan sinyal-sinyal lain untuk kasus signal
processing dalam fisika. (4). Masalah turbolensi dalam aliran fluida
dengan bilangan Reynoldnya juga dipakai dalam ekonomi keuagan yang sering
dikenal sebagai turbolensi harga-harga saham, (5). Masalah statistik yang
dikenal sebagai clustering statistic yang tidak hanya menghitung korelasi
untuk mengukur derajat sinkronisasi beberapa saham tetapi juga mampu
mengukur “jarak relatif” (terminologi analisa cluster) di antara
saham-saham pada suatu portfolio tertentu serta memberikan suatu metode
untuk mengambil informasi ekonomi yang tersimpan dalam harga saham
berbasis waktu. Catatan khusus penulis berikan untuk masalah ini karena
pertengahan Agustus yang lalu penulis menguji sekripsi seorang sarjana
Geofisika yang menggunakan statistic clustering ini dengan bantuan program
komputer “MATLAB” untuk menemukan cara baru dalam mengidentifikasi
lapisanan kerak bumi yang mengandung minyak bumi dari data sumur yang
tersedia. Dari pasangan data sumur (Sinar Gamma atau Sonik) terhadap
kedalaman serta efek pemberian warna pada cluster data, metode ini lebih
mempermudah analisis ini dari pada metode pembandingan beberapa data sumur
yang biasa dilakukan selama ini. Bidang inipun mulai dikenal luas dalam
fisika atau dalam hal ini geofisika.
Lalu apa itu Ekonofisika? Dari pemaparan ini jelaslah bahwa Ekonofisika
adalah gagasan fisika yang baru dalam menganalisa data ekonomi (khususnya
keuangan) dengan menggunakan pengalaman-pengalaman dalam menganalisa
sistem fisika yang suatu saat tidak tertutup kemungkinan bahwa keteraturan
dan prediksi dalam sistem fisika dapat langsung diterapkan dalam prediksi
ekonomi misalnya prediksi fluktuasi harga saham. Atau di masa datang,
terbuka suatu jalan untuk memahami sistem ekonomi yang komplek yang
tersangkut dengan manusia ini, sehingga eksperimen-eksperimen tidak dapat
dilakukan secara langsung, dapat dipahami lewat eksperimen-eksperimen
fisika dalam skala laboratorium atau simulasi komputer saja. Tentu saja
untuk sampai pada tahap ini diperlukan riset dalam kurun waktu yang lama
untuk menguji prediksi-prediksi fisika dalam kejadian-kejadian ekonomi
keuangan. Ekonofisika tidak menjanjikan jalan pintas untuk mengatasi
krisis secara langsung atau mencetak orang kaya dalam semalam. Namun
bagaimanapun, timbulnya korban kasus-kasus seperti PT. Qurnia Subur Alam
Raya (QSAR) dan Prasasti Batutulis dapat dicegah.
Add to Technorati Favorites